10 Manfaat Cokelat Terbaik Bagi Kesehatan Menurut Ilmu Pengetahuan
POIN UTAMA
- Hari Kue Cokelat Nasional dirayakan setiap 27 Januari
- Cokelat hitam adalah cara yang bagus untuk mendapatkan dosis magnesium, zat besi, dan seng
- Cokelat mengandung sifat antioksidan dan anti-inflamasi
Baik di dunia nyata, kartun atau film, kue coklat adalah teman favorit di grup yang selalu diundang ke pesta ulang tahun. Kue coklat telah mendapatkan reputasi sebagai makanan penutup pilihan karena kebaikan lengketnya yang tak tertahankan dan popularitasnya yang meluas.
Rayakan Hari Kue Cokelat Nasional pada 27 Januari ini dengan mempertimbangkan manfaat kesehatan berikut. Ingat, tidak pernah salah memilih untuk mengalah dan menelan makanan manis, selama Anda tidak melakukannya lebih sering dari yang disarankan untuk kesehatan Anda.
1. Camilan sarat mineral
Puaskan hasrat penganan Anda dengan menikmati beberapa kotak cokelat hitam yang lezat, yang kebetulan diisi dengan mineral penting yang ada dalam biji kakao. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition , cokelat hitam adalah cara yang bagus untuk mendapatkan magnesium, zat besi, dan seng.
2. Pembawa antioksidan
Penyakit tertentu dapat dicegah sebagian karena antioksidan dalam cokelat. Gangguan degeneratif , termasuk penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, kanker dan penyakit paru obstruktif kronik, dapat dicegah dengan flavanol.
3. Penambah energi
Theobromine , alkaloid rasa pahit dalam kakao, cokelat, dan kopi, berkontribusi pada efek stimulasi seperti peningkatan energi dan kewaspadaan . Perlu dipertimbangkan bahwa itu hanya memiliki sedikit pengaruh pada sistem saraf.
4. Stimulan suasana hati
Orang sering menggunakan camilan manis saat merasa sedih untuk meningkatkan semangat mereka. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry mendukung gagasan bahwa mengonsumsi cokelat hitam dengan proporsi kakao yang lebih tinggi membantu meningkatkan kondisi mental seseorang, terutama saat mengalami emosi negatif.
5. Pembawa serat
Nutrisi & Metabolisme menerbitkan sebuah studi di mana kakao ditemukan untuk meningkatkan pergerakan usus dan meningkatkan asupan serat tanpa suplemen makanan dalam kelompok 44 pria dan wanita sehat berusia 18 hingga 55 tahun.
6. Dukungan kardiovaskular
Asupan makanan kaya flavanol seperti cokelat juga terkait dengan kesehatan kardiovaskular yang positif, mungkin karena flavonoid dalam jenis makanan ini mencegah stres oksidatif yang tinggi, penyebab utama penyakit kardiovaskular.
7. Perawatan anti-inflamasi
Berkat komponen fitokimia seperti polifenol yang mempromosikan aktivitas anti-inflamasi, kakao telah menunjukkan keefektifan dalam mencegah kondisi kronis, termasuk penyakit kardiovaskular dan penyakit lain yang disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif.
8. Penambah aliran darah
Anda mungkin ingin memeriksa kandungan kakao dari kue cokelat lezat yang Anda incar karena penelitian menunjukkan bahwa makan kakao dapat membantu menurunkan tekanan darah .
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa wanita pascamenopause yang mengonsumsi cokelat tinggi kakao dapat terbebas dari "kekakuan arteri, fungsi pembuluh darah, dan faktor risiko kardiovaskular."
9. Menurunkan LDL
Dalam uji coba makan terkontrol secara acak yang diterbitkan oleh American Heart Association , ditunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam berbahan dasar kakao dan almond menandai penurunan "LDL kecil dan padat", yang juga dikenal sebagai "kolesterol jahat".
Tingkat low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi dalam darah dapat menjadi akar dari kondisi kesehatan yang merugikan lainnya seperti aterosklerosis, penyakit arteri koroner, stroke, dan penyakit arteri perifer.
10. Sumber Vitamin D2
Vitamin D2 dalam jumlah tinggi ditemukan dalam cokelat hitam dan makanan berbasis kakao lainnya. Ini adalah vitamin yang terkait dengan peningkatan penyerapan kalsium dan fosfor, menjadikan suguhan manis ini sebagai tambahan yang berharga untuk diet sehat tulang.
© Copyright IBTimes 2024. All rights reserved.